Senin, 14 Maret 2011

Radiasi Reaktor Nuklir Fukushima Jepang Sebagai Peringatan !

Sebelumnya, saya sampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah gempa bumi disertai tsunami 8,9 skala richter (Jumat tanggal 11 Maret 2011) yang melanda negeri Sakura yang mengakibatkan porak poranda jaringan infrastruktur dan menelan banyak korban jiwa.
Pada poin ini, untuk singkatnya salah satu infrastruktur vital di Jepang yang rusak akibat gempa itu adalah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir yang dioperasikan oleh perusahaan listrik Tokyo (TEPCO) di Prefektur Fukushima, apalagi ditambah terjadinya ledakan pada reaktor nomor satu yang tentunya mengakibatkan kebocoran radio aktif, meskipun dalam taraf bisa terkendali. Inilah bahaya yang mengancam penduduk sekitar yang berdiam sekitar radius 20 Km dari reaktor. Meskipun saat ini belum terdeteksi dengan pasti akibat langsung dari reaksi tersebut, radio aktif tersebut bisa menyebabkan kanker dalam jangka panjang. Untung saja pada saat terjadinya kebocoran situasi di sekitar rekator diguyur hujan, sehingga meminimalisir penyebaran kebocoran secara meluas.

Peringatan bagi kita !
Jepang merupakan negara canggih, bahkan mensuplai tenaga listriknya dengan menggunakan reaktor nuklir, tentunya hal itu sudah di antisipasi dengan sumber daya manusia yang sangat mempuni dan fasilitas keamanan yang sudah dirancang dan diperhitungkan tak akan terjadi kebocoran dan radiasi nuklir, akan tetapi yang perlu kita ingat, negeri ini adalah negeri jalur labil terjadinya gempa yang datangnya juga sangat sulit diprediksi, juga termasuk Indonesia. Oleh karena itu meskipun telah diantisipasi secanggih apapun, penggunaan energi nuklir sangat berbahaya bagi umat manusia, untung saja ledakan tidak terjadi pada reaktornya......, sebenarnya masih ada alternatif energi lain pengganti nuklir.

Marilah kita coba dengan beralih pada energy angin, air laut, biogas, matahari, panas bumi secara maksimal, agar semua selamat !

Tidak ada komentar: