Minggu, 06 Mei 2012

BIASAKAN MEMBACA DARI PADA MENGGOSIP

Dari membaca kita menimba ilmu, dari membaca pula kita membuka pikiran lebar-lebar, dari membaca kita menjadi sarjana, dari membaca kita mengurangi pengangguran dan kemiskinan, dari membaca kita tahu isi dunia.

Di negeri ini lain dengan negeri tetangga, seperti halnya Australia ataupun di negeri Sakura "Jepang", penduduk (baik itu imigran maupun asli) sudah terbiasa dengan membaca baik itu novel ataupun berita apa saja, dan membaca di sana dilakukan kapan saja dan dimana saja (baik diterminal, stasiun bus, dalam kereta api, di taman terbuka, apalagi di perpustakaan). Eloknya lagi seperti di Australia ada harian yang beredar pada siang hari dan dikonsumsi gratis untuk semua kalangan dan beritanya cukup menarik (harian MX). 

Kebiasaan membaca sangat jarang kita jumpai di negeri Indonesia, bahkan di perpustakaanpun terkadang lengang pengunjung, pegawainya juga terlihat malas-malasan. Terkadang lebih baik menggunakan waktu luang untuk "ngomongin orang" ataupun untuk "mendengkur" bahkan di waktu kerja, dari pada membaca.
BUDAYA INILAH YANG HARUS CEPAT KITA RUBAH. PEMERINTAH HARUS MENYEDIAKAN SARANA HARIAN GRATIS AGAR MELATIH PENDUDUKNYA UNTUK GIAT MEMBACA. COBA BUKTIKAN.