If you want to go to Borobudur, Central Java, Indonesia via Ahmad Yani Semarang International Air Port, do not hesitate to contact me for any information.
Kamis, 12 Januari 2017
Minggu, 06 Mei 2012
BIASAKAN MEMBACA DARI PADA MENGGOSIP
Dari membaca kita menimba ilmu, dari membaca pula kita membuka pikiran lebar-lebar, dari membaca kita menjadi sarjana, dari membaca kita mengurangi pengangguran dan kemiskinan, dari membaca kita tahu isi dunia.
Kebiasaan membaca sangat jarang kita jumpai di negeri Indonesia, bahkan di perpustakaanpun terkadang lengang pengunjung, pegawainya juga terlihat malas-malasan. Terkadang lebih baik menggunakan waktu luang untuk "ngomongin orang" ataupun untuk "mendengkur" bahkan di waktu kerja, dari pada membaca.
BUDAYA INILAH YANG HARUS CEPAT KITA RUBAH. PEMERINTAH HARUS MENYEDIAKAN SARANA HARIAN GRATIS AGAR MELATIH PENDUDUKNYA UNTUK GIAT MEMBACA. COBA BUKTIKAN.
Sabtu, 21 Januari 2012
Asem kecut, untuk pelindung bagi pengguna jalan .
Asem tenan, asem banget, biasanya orang jawa menggunakan kata itu untuk mengumpat. Memang asem rasanya kecut, sehingga layak bagi orang jawa untuk memakai kata itu dalam keadaan menggerutu, menjengkelkan dan dalam suasana hati gundah.
Terkadang bagi pengguna jalan baik jalan kaki atau menggunakan sarana transportasi lain seperti mobil, apabila dalam perjalanan terjadi traffic jam atau kemacetan, sedangkan suasana saat itu panas terkadang terlontar kata "asem tenan kok panase". Demikian pula apabila dalam suasana hujan deras dan banyak pohon tumbang, sehingga pengguna jalan mengalamai kemacetan...kata itu terkadang muncul pula "asem tenan, kurang ajar ono wit ambruk!".
Nah...padahal kalau kita tahu.....
Pohon asem itu sebenarnya sangat banyak fungsinya apabila ditanam di pinggiran jalan. Selain sangat representatif untuk perindang pada siang hari, juga sangat baik untuk menyerap air hujan bahkan pohon itu dengan karakteristik akar yang kuat, batang yang kokoh dan daun rimbun dengan penampang daun yang kecil2 pasti akan sulit tergoyahkan oleh angin pada waktu angin tersebut membuat keributan, alias terjadi angin ribut. Tidak seperti pohon pinggir jalan saat ini yang asal tanam dengan penampang daun yang sangat lebar-lebar, sehingga sering tumbang diterjang angin ribut seperti di Jakarta. Macetkan ????? terus bilang "asem kecut"...padahal tak ada pohon asem disitu.
Tulisan ini memberikan inspirasi saja agar sebagai perindang di pinggir jalan raya, sebanyak mungkin ditaman pohon asem.....seperti jaman penjajahan belanda dulu kala.
Cukup sekian dulu.
Jumat, 22 April 2011
Sekilas Penambangan Pasir Besi di Pantai Selatan Jawa
- Pantai selatan Pulau Jawa banyak mengandung pasir besi, sebut saja untuk beberapa daerah seperti pantai selatan Yogyakarta , Cilacap hingga Tasikmalaya. Bahkan bahan galian disana ada yang mengandung titanium, dalam hal ini ijin dikeluarkan oleh Menteri Pertambangan bukan oleh Pemkab setempat....biarlah ditelaah lebih lanjut bagaimana persisnya ! Karena harganya cukup mahal maka pasir besi tetap saja diincar pemodal besar apalagi ada kandungan titanium, sayangnya penggalian dilakukan untuk keuntungan pribadi semata, hal ini bertentangan dengan UUD' 45 Pasal 33...gak usah dibahas disinilah. Sudah ada beberapa penggalian yang dilakukan seperti di daerah pantai selatan Tasikmalaya di Jawa Barat. Dalam kasus ini, ternyata disinyalir banyak merusak lingkungan, apalagi secara legal procedure kurang memenuhi ketentuan dan banyak penyimpangan, kita abaikan mengenai hal ini dahulu karena ada beberapa yang telah diproses dan diperkarakan oleh kepolisian karena pelanggaran ijin.
Mengapa demikian ?
Perlu diketahui bahwa penambangan pasir besi tersebut ada diwilayah pesisir pantai dan telah menjadikan cekungan pantai itu masuk kedalam, hal ini bukan karena abrasi air laut tetapi karena penggalian itu dilakukan serampangan tanpa menutup kembali cekungan itu, sehingga garis pantai wilayah Indonesia akan masuk ke dalam dan mempersempit wilayah daratan. Seandainya penggalian ini dilakukan disepanjang pantai selatan Pulau Jawa...apa jadinya ? SEMOGA SEMUA YANG TERKAIT MEMAHAMI HAL INI !
PEMAHAMAN SECARA KOMPREHENSIF MENGENAI BAHAN GALIAN, KETENTUAN LINGKUNGAN (AMDAL), PERIJINAN, DAN MENGENAI HUKUM LAUT.
Senin, 14 Maret 2011
Radiasi Reaktor Nuklir Fukushima Jepang Sebagai Peringatan !
Sebelumnya, saya sampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah gempa bumi disertai tsunami 8,9 skala richter (Jumat tanggal 11 Maret 2011) yang melanda negeri Sakura yang mengakibatkan porak poranda jaringan infrastruktur dan menelan banyak korban jiwa.
Pada poin ini, untuk singkatnya salah satu infrastruktur vital di Jepang yang rusak akibat gempa itu adalah Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir yang dioperasikan oleh perusahaan listrik Tokyo (TEPCO) di Prefektur Fukushima, apalagi ditambah terjadinya ledakan pada reaktor nomor satu yang tentunya mengakibatkan kebocoran radio aktif, meskipun dalam taraf bisa terkendali. Inilah bahaya yang mengancam penduduk sekitar yang berdiam sekitar radius 20 Km dari reaktor. Meskipun saat ini belum terdeteksi dengan pasti akibat langsung dari reaksi tersebut, radio aktif tersebut bisa menyebabkan kanker dalam jangka panjang. Untung saja pada saat terjadinya kebocoran situasi di sekitar rekator diguyur hujan, sehingga meminimalisir penyebaran kebocoran secara meluas.
Peringatan bagi kita !
Jepang merupakan negara canggih, bahkan mensuplai tenaga listriknya dengan menggunakan reaktor nuklir, tentunya hal itu sudah di antisipasi dengan sumber daya manusia yang sangat mempuni dan fasilitas keamanan yang sudah dirancang dan diperhitungkan tak akan terjadi kebocoran dan radiasi nuklir, akan tetapi yang perlu kita ingat, negeri ini adalah negeri jalur labil terjadinya gempa yang datangnya juga sangat sulit diprediksi, juga termasuk Indonesia. Oleh karena itu meskipun telah diantisipasi secanggih apapun, penggunaan energi nuklir sangat berbahaya bagi umat manusia, untung saja ledakan tidak terjadi pada reaktornya......, sebenarnya masih ada alternatif energi lain pengganti nuklir.
Marilah kita coba dengan beralih pada energy angin, air laut, biogas, matahari, panas bumi secara maksimal, agar semua selamat !
Langganan:
Postingan (Atom)